28.4 C
Jakarta
Wednesday, July 17, 2024

RS PON Menggelar Pelatihan Microsurgery untuk Meningkatkan Kemampuan Bedah Clipping Aneurisma di 20 RS – Sehat Negeriku

Pada Sabtu 29 Juni 2024, RS Pusat Otak Nasional (RS PON) Prof. Dr. dr. Mahar Mardjono mengadakan Workshop Indonesia Stroke Care Transformation Initiatives Hands-on Course Series “Microneurosurgery Course for Aneurysm Clipping” Part 1: Basic Approach for Cerebral Aneurysm. Workshop ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas tenaga kesehatan dalam menangani aneurisma otak dan diadakan secara luring di RS PON Jakarta serta daring melalui platform online.

Workshop ini diikuti oleh 20 dokter spesialis bedah saraf dari 17 provinsi yang mewakili 20 rumah sakit yang belum memiliki SDM yang mampu melakukan microsurgical clipping. Selain itu, peserta daring terdiri dari 60 perawat, 16 dokter, dan 1.000 peserta lainnya, termasuk ahli bedah saraf dalam negeri maupun internasional.

Direktur Utama RSPON, dr. Adin Nulkhasanah, Sp.S, MARS menyampaikan bahwa kegiatan workshop ini sejalan dengan transformasi kesehatan dalam peningkatan layanan rujukan dan pengembangan SDM kesehatan. Harapannya, setelah workshop ini, seluruh provinsi di Indonesia mampu menangani pembedahan clipping pada kasus aneurisma otak.

Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin menyatakan keyakinannya bahwa workshop ini akan memberikan dampak positif jangka panjang bagi pembangunan kesehatan di Indonesia. Kerjasama antara RS PON, Barrow Neurological Institute, PERSPEBSI, dan Aesculap Academy Indonesia bertujuan untuk meningkatkan kualitas ahli bedah saraf di Indonesia.

Barrow Neurological Institute (BNI) adalah salah satu institusi medis terkemuka di dunia dalam bidang persarafan, bedah saraf, dan penelitian neurosains. Melalui kerja sama dengan RSPON, BNI akan memberikan pelatihan operasi berkualitas tinggi dan membagikan model kepala manusia 3D kepada komunitas bedah saraf di Indonesia.

Workshop ini akan menghadirkan pakar bedah saraf, ilmuwan, insinyur, dan ahli dalam bidang neurosains untuk berbagi pengetahuan dan keahlian mereka. Berita ini disiarkan oleh Biro Komunikasi dan Pelayanan Publik, Kementerian Kesehatan RI, dan informasi lebih lanjut dapat diperoleh melalui nomor hotline 1500-567, SMS 081281562620, dan alamat email [email protected].

Source link

berita terkait

Stay Connected

0FansLike
0FollowersFollow
0SubscribersSubscribe

Berita Terbaru