29.3 C
Jakarta
Monday, July 22, 2024

Poli Risti: Pentingnya Deteksi Dini Kegawatdaruratan untuk Kesehatan Negeri

Pada tanggal 29 Juni 2024, Klinik Kesehatan Haji Indonesia (KKHI) Makkah melakukan inovasi dengan tujuan untuk mendeteksi dini potensial kegawatan pada jamaah haji yang akan melakukan perjalanan menuju Arafah-Muzdalifah-Mina (Armuzna). Hal ini dilakukan sebagai respons atas peningkatan angka kematian dan kesakitan pada jamaah haji tahun 1445 H/2024 M.

Data menunjukkan bahwa peningkatan angka kematian dan kesakitan didominasi oleh keluhan penyakit jantung, penyakit paru, dan penyakit dalam lainnya. Untuk mengatasi hal ini, KKHI Makkah mengadakan poli risti deteksi dini kegawatdaruratan di 11 sektor pada tanggal 29 Mei hingga 8 Juni 2024.

Dr.dr. Siti Chandra Widjanantie, yang merupakan penanggung jawab Poli Risti KKHI Makkah 2024, menjelaskan bahwa para dokter spesialis telah menyiapkan perangkat untuk memudahkan TKHK dan tim sektor dalam mengidentifikasi potensi kegawatan. Dokter spesialis jantung menggunakan PTP scoring untuk menilai kondisi potensial kegawatan akibat sistem kardiovaskular, sedangkan dokter spesialis paru menggunakan kriteria GOLD 2024 untuk kegawatan paru akibat PPOK.

Selain itu, dokter spesialis penyakit dalam juga memberikan kriteria modifikasi untuk mendeteksi potensial kegawatan pada jamaah haji. Dengan penerapan parameter-parameter tersebut, diharapkan dapat memudahkan tim medis untuk memonitor kondisi potensial kegawatan pada jamaah haji berisiko tinggi.

Langkah-langkah ini diambil untuk mempercepat mitigasi dengan deteksi dini dan tata laksana rujukan yang optimal guna menjaga kesehatan jamaah haji selama rangkaian ibadah haji. Berita ini disiarkan oleh Biro Komunikasi dan Pelayanan Publik Kementerian Kesehatan RI.

Source link

berita terkait

Stay Connected

0FansLike
0FollowersFollow
0SubscribersSubscribe

Berita Terbaru