27.6 C
Jakarta
Wednesday, July 24, 2024

Perbedaan Perayaan Idul Adha antara Arab dan Indonesia Menurut Muhammadiyah

Jadwal Hari Raya Idul Adha 2024/1445H berbeda antara pemerintah Arab, pemerintah Indonesia, dan Muhammadiyah. Pemerintah Indonesia, Muhammadiyah, dan Nadhlatul Ulama menetapkan Idul Adha jatuh pada Senin, 17 Juni 2024. Sementara itu, Kerajaan Arab memutuskan Idul Adha pada Minggu, 16 Juni 2024.

Perbedaan ini disebabkan oleh metode penentuan awal bulan kamariah yang digunakan oleh masing-masing pihak. Muhammadiyah menggunakan metode Wujudul Hilal, di mana bulan kamariah dimulai pada hari ke-29 bulan berjalan dengan syarat konjungsi terjadi sebelum matahari terbenam. Muhammadiyah menetapkan Idul Adha jatuh pada 17 Juni 2024.

Sementara itu, pemerintah Arab Saudi menggunakan metode Rukyatul Hilal, di mana bulan sabit pertama dipantau visual saat matahari terbenam di tanggal 29 bulan kamariah. Dengan ini, Idul Adha di Arab dirayakan pada 16 Juni 2024.

Perbedaan letak geografis antara Arab Saudi dan Indonesia juga menjadi faktor penentu perbedaan waktu Idul Adha. Meskipun waktu di Indonesia lebih cepat 4 jam, hilal kemungkinan terlihat lebih dahulu di Arab Saudi karena letaknya lebih barat dan atmosfer yang berbeda.

Peneliti BRIN, Andi Pangerang, juga menyebut bahwa hilal di Arab Saudi mudah teramati karena kondisi atmosfer yang berbeda dengan Indonesia. Semoga penjelasan ini dapat membantu memahami perbedaan waktu Idul Adha di Arab dan Indonesia.

Source link

berita terkait

Stay Connected

0FansLike
0FollowersFollow
0SubscribersSubscribe

Berita Terbaru