27.6 C
Jakarta
Wednesday, July 24, 2024

Pemerintah diajak untuk mengantisipasi polusi udara di Jakarta menjelang musim kemarau

Kepala Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Dwikorita Karnawati menegaskan bahwa cuaca panas yang terjadi di Indonesia belakangan ini bukan disebabkan oleh gelombang panas atau heatwave. Menurut BMKG, berdasarkan karakteristik dan indikator statistik pengamatan suhu, fenomena cuaca panas ini tidak dapat dianggap sebagai gelombang panas.

Dwikorita menjelaskan bahwa meskipun beberapa negara di Asia sedang dilanda gelombang panas, seperti Thailand yang mencapai suhu maksimum 52°C dan Kamboja yang mencapai suhu tertinggi dalam 170 tahun terakhir yaitu 43°C, namun di Indonesia yang terjadi saat ini adalah suhu panas biasa, bukan gelombang panas.

Kondisi maritim di sekitar Indonesia, dengan laut yang hangat dan topografi pegunungan, membuat gerakan udara meningkat. Hal ini dapat menyebabkan penyanggaan atau penyimpanan kenaikan suhu yang ekstrem, namun sering diimbangi dengan hujan yang mendinginkan permukaan secara berkala. Oleh karena itu, hal inilah yang mencegah terjadinya gelombang panas di wilayah Kepulauan Indonesia.

Source link

berita terkait

Stay Connected

0FansLike
0FollowersFollow
0SubscribersSubscribe

Berita Terbaru