29.3 C
Jakarta
Monday, July 22, 2024

Negara-Negara yang Paling Gemar Memakan Daging Anjing, Indonesia Masuk dalam Daftar

Secara global, diperkirakan ada 27 juta anjing yang mati untuk dikonsumsi dagingnya oleh manusia setiap tahun. Meskipun mengonsumsi daging anjing bukanlah hal yang umum pada era modern, praktik ini masih terjadi, terutama di Asia dan Afrika. Di negara-negara tersebut, mengonsumsi daging anjing dianggap sebagai hal yang biasa, seperti memakan daging sapi dan babi.

Menurut data yang dipublikasikan oleh World Population Review, Asia merupakan benua dengan konsumsi daging anjing tertinggi. Diperkirakan ada 30 juta anjing yang dibunuh untuk dikonsumsi manusia setiap tahun oleh Humane Society International. Anjing yang dibunuh sering kali dicuri secara ilegal dari rumah orang dan dibawa untuk disembelih.

Konsumsi daging anjing dikenal paling umum di beberapa negara seperti China, Korea Selatan, Filipina, Thailand, Laos, Vietnam, Kamboja, dan wilayah Nagaland di India. Meskipun begitu, generasi muda cenderung memandang anjing dan kucing sebagai teman daripada sebagai makanan, sehingga konsumsi daging anjing semakin tidak populer di banyak negara.

China merupakan konsumen daging anjing terbesar di dunia dengan perkiraan mengonsumsi 10 juta anjing dan empat juta kucing setiap tahun. Tradisi mengonsumsi daging anjing telah berlangsung ribuan tahun di China dan masih dipraktikkan di banyak wilayah di negara tersebut. Kota Yulin di China terkenal dengan Festival Lychee and Dog Meat yang semakin kontroversial di luar China.

Di Korea Selatan, anjing biasanya dibunuh dengan disetrum, sementara di negara lain mereka dipukul, digantung, atau direbus hidup-hidup. Organisasi Kesehatan Dunia memperingatkan bahwa perdagangan, penyembelihan, dan konsumsi daging anjing dapat menimbulkan risiko kesehatan seperti trichinellosis, kolera, dan rabies.

Meski tidak masuk dalam daftar teratas, konsumsi daging anjing di Indonesia cukup besar, dengan sekitar 5% populasi Indonesia yang mengonsumsinya. Perdagangan daging anjing di Indonesia dianggap sangat berbahaya karena rabies sering terjadi dan sanitasi pada lokasi penyembelihan dan penjualan daging sering kali kurang. Filipina juga menggunakan daging anjing sebagai bahan utama dalam asocena.

Taiwan menjadi negara Asia pertama yang melarang konsumsi daging anjing dan kucing serta penjualan kucing dan anjing untuk tujuan konsumsi pada tahun 2017. Sanksi bagi pelanggar meliputi denda besar, pembaruan di depan umum, dan hukuman penjara. Hong Kong juga telah menjadi ilegal menyembelih dan menjual daging kucing dan anjing selama beberapa dekade, tetapi konsumsi daging tersebut masih belum dilarang.

Source link

berita terkait

Stay Connected

0FansLike
0FollowersFollow
0SubscribersSubscribe

Berita Terbaru