29 C
Jakarta
Thursday, July 18, 2024

Meskipun Terus Berperang, Israel Tetap Kaya Raya: Ini Alasannya

Israel adalah negara yang selalu terlibat dalam konflik militer. Angkatan bersenjatanya, Israel Defense Forces (IDF), telah menimbulkan kemarahan di berbagai belahan dunia karena tindakan mereka yang melibatkan bom dan rudal di kamp pengungsian warga Palestina di Rafah, Gaza. Aksi militer Israel ini telah menimbulkan kecaman dari berbagai negara dan organisasi, karena dianggap melanggar hak asasi manusia dan hukum internasional.

Meskipun Israel sering dianggap sebagai musuh oleh sebagian besar masyarakat dunia, negara ini tetap kuat dan wealthy. Israel mendapat dukungan besar dari Amerika Serikat dan memiliki ekonomi yang kuat. Sektor teknologi menjadi tulang punggung perekonomian Israel, dengan pertumbuhan yang pesat dalam dekade terakhir.

Dua faktor utama yang mendukung pertumbuhan ekonomi Israel adalah imigrasi tenaga ahli dan arus masuk modal. Banyak tenaga ahli Eropa yang bermigrasi ke Israel selama Perang Dunia II, membawa perkembangan industri di negara tersebut. Pada tahun 1980-an, banyak insinyur dari Silicon Valley, AS, pindah ke Israel, memperkuat industri teknologi. Pada tahun 1990-an, insinyur dari negara-negara bekas Uni Soviet juga berkontribusi pada kemajuan sektor teknologi di Israel.

Israel juga menerima pendanaan dari banyak negara untuk pengembangan riset dan teknologi. Hal ini memberikan kontribusi besar pada ekonomi Israel melalui pajak, sumber devisa, penyerapan tenaga kerja, dan royalti dari paten-paten yang dihasilkan perusahaan di sektor teknologi.

Dengan dukungan dari masyarakat internasional dan arus masuk modal yang kuat, Israel terus berkembang menjadi negara yang kaya meskipun terus menerus terlibat dalam konflik dengan Palestina.

Source link

berita terkait

Stay Connected

0FansLike
0FollowersFollow
0SubscribersSubscribe

Berita Terbaru