29.3 C
Jakarta
Monday, July 22, 2024

Mengenal DOMS, Rasa Sakit pada Otot Setelah Berolahraga yang Membuat Tidak Nyaman

Surabaya (beritajatim.com) – DOMS, yang merupakan singkatan dari delayed onset muscle soreness, adalah hal yang berbeda dengan nyeri otot akut yang biasanya muncul sesaat setelah berolahraga. Nyeri otot akut itu biasanya cepat menghilang setelah selesai olahraga, sementara DOMS bisa bertahan hingga 3 hari.

Banyak yang mengira bahwa DOMS adalah tanda bahwa olahraga yang dilakukan efektif. Namun, ketika berolahraga berat tanpa merasakan nyeri otot, bukan berarti latihan tersebut tidak berhasil. Hal ini bisa saja terjadi karena otot sudah terbiasa.

DOMS biasanya terjadi pada otot yang baru dilatih. Ketika otot sudah beradaptasi dengan intensitas olahraga, nyeri otot seperti ini cenderung tidak akan muncul lagi.

DOMS bisa diidentifikasi dengan gejala-gejala berikut ini, yang muncul dalam 12–24 jam setelah berolahraga:

– Otot terasa nyeri saat digerakkan.
– Gerakan terasa kaku dan tidak leluasa.
– Pembengkakan pada otot yang terkena.
– Kekuatan otot berkurang untuk sementara, misalnya kesulitan mengangkat beban yang biasanya ringan.

Gejala ini biasanya berlangsung selama 3 hari setelah berolahraga. Namun, DOMS akan mereda dengan sendirinya setelah periode tersebut.

DOMS muncul setelah berolahraga, terutama jenis olahraga dengan intensitas tinggi seperti lari, basket, atau panjat tebing, terutama jika olahraga tersebut baru dimulai atau tidak dilakukan secara rutin.

Olahraga intensitas tinggi dapat menyebabkan robekan kecil pada serat otot, yang direspons oleh tubuh dengan meningkatkan peradangan di daerah tersebut. Akibatnya, otot terasa nyeri dan bengkak pada hari berikutnya.

Meskipun DOMS dapat hilang dengan sendirinya, namun rasa nyeri yang diakibatkannya bisa mengganggu aktivitas sehari-hari. Berikut beberapa cara untuk mengatasi nyeri otot akibat DOMS:

1. Lakukan Gerakan Ringan: Gerakan seperti jalan santai, peregangan, atau yoga dapat membantu mengurangi nyeri dan kekakuan otot.

2. Pijatan Lembut: Pijatan lembut pada otot yang nyeri dapat membantu meredakan ketegangan. Gunakan losion atau minyak aromaterapi untuk meningkatkan efeknya.

3. Salep Pereda Nyeri: Salep dengan bahan aktif seperti mentol, metil salisilat, atau capsaicin dapat membantu meredakan nyeri otot. Oleskan pada area yang terasa nyeri dan ikuti petunjuk penggunaan yang tertera.

4. Kompres Dingin: Kompres dingin dapat membantu meredakan pembengkakan dan nyeri otot. Tempelkan es batu yang dibungkus dengan kain atau handuk pada area yang terkena selama 15 menit, dan ulangi beberapa kali.

5. Berendam Air Hangat: Berendam atau mandi dengan air hangat dapat membantu merelaksasi otot dan mengurangi rasa nyeri dan kekakuan.

Untuk mencegah DOMS atau nyeri otot setelah berolahraga, lakukanlah pemanasan dan pendinginan sebelum dan setelah berolahraga. Lakukan juga olahraga secara bertahap, terutama jika mencoba olahraga baru atau sudah lama tidak berolahraga. Pastikan tubuh tetap terhidrasi dengan baik selama berolahraga untuk mencegah dehidrasi.

DOMS umumnya tidak memerlukan penanganan medis khusus, karena akan hilang dengan sendirinya. Namun, jika gejalanya tidak membaik setelah 7 hari atau disertai dengan urine berwarna gelap, segera konsultasikan dengan dokter untuk penanganan yang tepat. [ian]

Source link

berita terkait

Stay Connected

0FansLike
0FollowersFollow
0SubscribersSubscribe

Berita Terbaru