32.1 C
Jakarta
Monday, July 15, 2024

Mengapa Pria Sering Bohong tentang Tinggi Badan Mereka?

Surabaya (beritajatim.com) – Dalam dunia aplikasi kencan, banyak pria ditemukan memanipulasi tinggi badannya, menambahkan satu atau dua inci dari tinggi sebenarnya. Fenomena ini bukanlah sesuatu yang baru, namun masih relevan dan banyak dibicarakan.

Contoh nyata dari kecenderungan ini muncul dalam kontroversi yang dilansir dari akun tiktok @spamellina yang melibatkan Ron DeSantis, calon presiden dari Partai Republik, yang dituduh mengenakan sepatu dengan hak tambahan untuk meningkatkan postur tingginya.

Menurut Eldin Hasa, seorang ahli neurosains, kecemasan terhadap tinggi badan memiliki akar yang mendalam, baik dari perspektif evolusioner maupun sosial.

“Pria cenderung khawatir tentang tinggi mereka karena insting bawaan untuk tampak dominan dan menarik,” jelas Eldin.

Keinginan ini terkait erat dengan kebutuhan untuk memenuhi harapan sosial yang menekankan pentingnya postur tinggi sebagai simbol kekuasaan dan kesuksesan.

Selain itu, otak manusia secara alami terprogram untuk melakukan perbandingan sosial, yang menyebabkan pria membandingkan tinggi mereka dengan pria lain dalam situasi sosial. Persepsi diri sebagai lebih pendek dari yang lain dapat memicu kekhawatiran terkait harga diri dan status sosial, yang kemudian mempengaruhi bagaimana mereka memandang diri sendiri dan bertindak dalam berbagai aspek kehidupan.

Fenomena memanipulasi tinggi di aplikasi kencan juga berkaitan erat dengan citra tubuh dan harga diri. “Ada banyak penelitian yang menunjukkan bahwa persepsi citra tubuh dan harga diri sangat terkait,” kata Eldin.

Ini berarti bahwa ketidakpuasan terhadap tinggi bisa menyebabkan emosi negatif yang mempengaruhi kesejahteraan mental dan fisik seseorang secara keseluruhan.

Menghadapi masalah ini, Eldin menyarankan agar individu yang terobsesi dengan tinggi badan mereka mengambil waktu untuk menghargai diri sendiri dan fokus pada prestasi yang telah mereka raih. Proses ini melibatkan mengubah citra diri negatif menjadi persepsi yang lebih positif dan sehat.

Di tengah budaya yang terus menekankan pentingnya tinggi, penting bagi individu untuk mengenali dan mengatasi isu-isu yang mendasarinya, seperti harga diri dan citra tubuh. Mengetahui hal ini dan memiliki cara pandang yang lebih positif terhadap diri sendiri bisa membantu mengurangi kecemasan tentang tinggi badan.

Ini tidak hanya mempengaruhi cara seseorang berhubungan di aplikasi kencan, tapi juga perasaan mereka tentang diri mereka sendiri secara keseluruhan.

Dengan menghadapi dan memahami masalah tinggi badan ini, individu dapat mengembangkan hubungan yang lebih sehat dengan diri sendiri dan orang lain, yang akan membawa pada interaksi yang lebih jujur dan memuaskan di dunia kencan dan di luar itu. [beq/vice]

Baca berita lainnya di Google News atau langsung di halaman Indeks

Source link

berita terkait

Stay Connected

0FansLike
0FollowersFollow
0SubscribersSubscribe

Berita Terbaru