27.6 C
Jakarta
Wednesday, July 24, 2024

Kuil Berusia 4.000 Tahun Ditemukan di Peru, Isi di dalamnya Membuat Terkejut

Tim arkeolog menemukan reruntuhan kuil berusia 4.000 tahun yang terkubur di bukit pasir di Peru bagian utara, di samping sisa-sisa kerangka manusia yang mungkin merupakan persembahan untuk ritual keagamaan. Reruntuhan kuil tersebut ditemukan di distrik gurun pasir Zana, sekitar 780 km (484 mil) utara ibu kota Lima.

Menurut Luis Muro, seorang arkeolog dari Pontifical Catholic University Peru yang memimpin penelitian tersebut, meskipun tes radiokarbon masih diperlukan untuk memastikan usia kuil tersebut, bukti menunjukkan bahwa bangunan ini mungkin merupakan bagian dari tradisi keagamaan kuil yang dibangun di pantai utara Peru pada periode tersebut.

Tim Muro menemukan sisa-sisa kerangka tiga manusia dewasa di antara dinding dan dasar bangunan yang dulunya merupakan bangunan bertingkat. Di dekat kerangka manusia tersebut, ahli menemukan persembahan yang tampaknya dibungkus dengan kain linen. Salah satu dinding kuil menampilkan gambar relief sosok mitologi bertubuh manusia dan berkepala burung. Menurut Muro, gambar seperti itu sudah ada sebelum budaya Chavin pra-Hispanik yang menghuni pantai tengah Peru selama lebih dari setengah milenium sejak tahun 900 SM.

Peru Utara telah menjadi tempat bagi berbagai reruntuhan kuil keagamaan seperti Kota Suci Caral yang berusia sekitar 5.000 tahun, serta wilayah Ica di Peru selatan yang menjadi tuan rumah Nazca, geoglyph misterius yang diukir di gurun lebih dari 1.500 tahun yang lalu. Selain itu, situs arkeologi Peru yang paling terkenal adalah benteng Inca Machu Picchu, yang terletak di provinsi pegunungan Cusco, sebuah situs Warisan Dunia yang dibangun pada pertengahan abad ke-15.

Source link

berita terkait

Stay Connected

0FansLike
0FollowersFollow
0SubscribersSubscribe

Berita Terbaru