27.8 C
Jakarta
Wednesday, July 24, 2024

Kronologi Ribuan Siswa di Korea Keracunan Kimchi

Ribuan warga di Korea Selatan mengalami keracunan makanan setelah menyantap kimchi. Pemerintah Kota Namwon mencatat ada lebih dari 1.000 orang yang keracunan pada Jumat (5/7) pagi di wilayah tersebut. Media lokal melaporkan bahwa jumlah korban keracunan telah naik menjadi 1.024 kasus pada Sabtu (6/7) sore. Diduga penyebabnya adalah kontaminasi norovirus pada kimchi yang mereka konsumsi.

Korban keracunan terutama berasal dari siswa dan staf dari 24 sekolah yang mengalami muntah-muntah, diare, dan sakit perut setelah makan siang di sekolah. Kimchi sendiri adalah makanan khas Korea yang terbuat dari fermentasi sayuran, seperti kubis, namun dalam kasus ini diduga terkontaminasi norovirus.

Norovirus merupakan virus yang sangat menular dan dapat menyebar melalui sentuhan dengan permukaan yang terkontaminasi atau dari orang yang sudah terinfeksi. Mayoritas orang yang terinfeksi norovirus akan sembuh dalam beberapa hari tanpa perlu perawatan di rumah sakit, namun ada juga yang mengalami gejala lebih parah.

Pihak berwenang Kota Namwon telah memulai penyelidikan epidemiologi untuk mengetahui sumber penyakit sejak Rabu (3/7) setelah kasus pertama dilaporkan pada Selasa (2/7). Jumlah kasus terus meningkat dari 153 pada Rabu menjadi 745 pada Kamis (4/7).

Walikota Namwon, Choi Kyung-sik, menyatakan bahwa pihaknya telah melakukan tindakan pencegahan yang cepat dan intensif untuk menghentikan penyebaran lebih lanjut dan memastikan keselamatan warga. Norovirus telah terdeteksi di pasien melalui sampel lingkungan dan kimchi yang dikirimkan ke sekolah-sekolah.

Akibat insiden ini, produksi dan penjualan produk dari perusahaan pembuat kimchi dihentikan sementara dan produk yang telah didistribusikan ditarik. Namun, belum ada informasi mengenai perusahaan mana yang memproduksi kimchi yang terkontaminasi tersebut.

Source link

berita terkait

Stay Connected

0FansLike
0FollowersFollow
0SubscribersSubscribe

Berita Terbaru