28.4 C
Jakarta
Wednesday, July 17, 2024

Idul Adha di Madura: Toron, Tradisi Unik dan Bermakna Dipraktikkan oleh Warga setempat

Pamekasan (beritajatim.com) – Tradisi ‘toron’ menjadi sebuah praktik unik bagi masyarakat Madura, terutama bagi yang tinggal jauh dari kampung halaman dalam rangka menyambut hari raya atau lebaran. ‘Toron’ berasal dari bahasa Madura yang berarti ‘turunan’ atau ‘keturunan’, dan diwariskan secara turun-temurun untuk merawat silaturahim dan mengingat akan pentingnya kampung halaman.

Tradisi ‘toron’ sering kali menjadi tradisi mudik tahunan bagi masyarakat Madura, terutama menjelang lebaran dan Idul Adha. Selain untuk pulang kampung, ‘toron’ juga menjadi cara untuk menjalin persaudaraan, mengenang leluhur, dan menyampaikan rasa syukur atas segala berkah. Tradisi ‘toron’ Idul Adha juga memiliki makna tersirat yang mendalam.

Bagi masyarakat Madura, perayaan Idul Adha memiliki makna penting dalam berkurban sebagai bentuk syukur. ‘Toron’ menjadi wujud syukur dengan berkumpul bersama keluarga dan tetangga di kampung halaman. Bagi yang tinggal di perantauan, ‘toron’ menjadi kewajiban moral untuk tidak melupakan akar dan asal usul mereka.

Tradisi ini juga memperkuat nilai-nilai kekeluargaan, gotong royong, dan rasa syukur dalam budaya Madura. Selain itu, ‘toron’ juga melibatkan silaturahim untuk mempererat ikatan persaudaraan, mengunjungi makam leluhur untuk berdoa, dan ‘nyambhung bhela’ dengan berbagi rezeki kepada keluarga, tetangga, dan ulama setempat sebagai bentuk syukur. [pin]

Source link

berita terkait

Stay Connected

0FansLike
0FollowersFollow
0SubscribersSubscribe

Berita Terbaru