27.6 C
Jakarta
Wednesday, July 24, 2024

Duh! Lebih dari 6.500 Pria di Brasil Harus Melepas Penis Mereka akibat Kanker

Kanker penis menjadi momok penyakit yang menghantui banyak pria di Brasil. Apalagi, sudah ada ribuan pria di Negeri Samba yang terpaksa menjalani operasi amputasi penis karena kanker. Menurut laporan BBC yang mengutip data Kementerian Kesehatan Brasil, selama periode 2012-2022 ada 21.000 kasus kanker penis, dengan angka kematian mencapai 4.000. Maranhão, negara bagian termiskin di Brasil, memiliki tingkat kasus tertinggi di dunia dengan 6,1 kasus per 100.000 pria.

Selama satu dekade terakhir, ada 6.500 pria jalani amputasi penis. Ini artinya, rata-rata ada satu amputasi penis tiap dua hari.

Salah satu pasien kanker penis di Brasil, João (bukan nama sebenarnya), mulanya menemukan kutil di penisnya pada 2018. Pada waktu itu, dokter mengatakan bahwa kutil itu hanya kulit berlebih yang tidak berbahaya. Namun, obat yang diresepkan dokter tidak ampuh, justru kutilnya terus tumbuh. Kondisi tersebut tak pelak memengaruhi kehidupan seksnya.

Pensiunan berusia 63 tahun itu lantas menemui banyak dokter spesialis selama lima tahun hingga akhirnya dia divonis menderita kanker pada 2023.

“Apa itu kanker penis dan penyebabnya”

Mengutip laman resmi Siloam Hospital, kanker penis adalah kondisi medis berupa tumbuhnya sel secara abnormal pada organ reproduksi penis. Sel kanker tersebut bisa tumbuh pada jaringan kulit maupun struktur di dalam penis. Ada sejumlah faktor yang diduga dapat meningkatkan risiko seseorang terserang penyakit ini, yaitu: Mengidap HIV/AIDS, terinfeksi virus HPV (human papillomavirus), berusia di atas 55 tahun lebih berisiko terserang kanker ini, kebiasaan merokok, tidak disunat, dan perawatan fototerapi.

“Gejala kanker penis”

Kanker penis umumnya menimbulkan gejala berupa perubahan kondisi penis, seperti penebalan kulit penis, perubahan warna kulit penis, perubahan struktur kulit penis, munculnya benjolan di penis, perdarahan di kepala penis, mengeluarkan cairan yang berbau tidak sedap, dan penis membengkak. Apabila sel kanker telah menyebar ke bagian tubuh lain, pengidap juga akan mengeluhkan pembengkakan pada kelenjar getah bening, terutama di area selangkangan.

“Kasus kanker penis di dunia”

Tren kenaikan kasus kanker penis ternyata tidak hanya terjadi di Brasil, tapi juga di sejumlah negara lain di dunia. Studi yang diterbitkan di jurnal JMIR Public Health and Surveillance pada 2022 mengungkap hasil analisis skala besar yang melibatkan data terbaru dari 43 negara. Laporan tersebut menemukan bahwa jumlah kasus kanker penis tertinggi pada periode 2008-2012 ada di Uganda (2,2 kasus per 100,000 pria), disusul Brasil (2,1 kasus per 100.000 pria) dan Thailand (0,1 per 100.000 pria).

Kanker penis menjadi masalah serius di Brasil dan di negara lain di seluruh dunia. Dengan adanya peningkatan kasus dan angka kematian akibat kanker penis, penting bagi pria untuk lebih memperhatikan kondisi kesehatan reproduksi mereka dan melakukan pemeriksaan secara rutin.

Source link

berita terkait

Stay Connected

0FansLike
0FollowersFollow
0SubscribersSubscribe

Berita Terbaru