29 C
Jakarta
Wednesday, July 17, 2024

BPS Mengungkap Perkembangan Keberpihakan Indonesia kepada Perempuan, Apakah Faktanya?

Berdasarkan data yang dirilis oleh Badan Pusat Statistik (BPS), Indeks Ketimpangan Gender (IKG) Indonesia mengalami perbaikan pada tahun 2023. Indeks ini mencerminkan kesenjangan kesetaraan antara laki-laki dan perempuan semakin berkurang.

Menurut BPS, pada bulan Februari 2023, nilai IKG mencapai 0,447 poin. Angka ini menurun dari nilai IKG pada Februari 2022 yang sebesar 0,459 poin. Dengan penurunan sebesar 0,021 poin dalam setahun.

Plt Kepala BPS, Amalia Adininggar Widyasanti, menyatakan bahwa perbaikan kesetaraan gender di Indonesia disebabkan oleh peningkatan dalam semua dimensi penilaian. Contohnya, dalam Dimensi Kesehatan Reproduksi, proporsi perempuan yang melahirkan pertama kali sebelum usia 20 tahun mengalami penurunan menjadi 0,258 poin. Sementara proporsi perempuan yang melahirkan di luar fasilitas kesehatan juga menurun menjadi 0,126.

Dalam Dimensi Pemberdayaan, BPS juga mencatat peningkatan partisipasi perempuan dalam pendidikan dan legislatif. Persentase perempuan dengan pendidikan SMA ke atas mencapai 37,60%, sedangkan untuk laki-laki mencapai 42,62%. Persentase anggota legislatif perempuan juga meningkat menjadi 22,14% dari tahun sebelumnya.

Di Dimensi Pasar Tenaga Kerja, tingkat partisipasi perempuan dalam angkatan kerja juga mengalami peningkatan dari 53,41% menjadi 54,52%. Meskipun masih di bawah laki-laki yang mencapai 84,26%.

Secara keseluruhan, penurunan ketimpangan gender di Indonesia selama 6 tahun terakhir menunjukkan tren yang positif. Dari nilai IKG 0,499 poin pada 2018, turun menjadi 0,447 poin pada tahun 2023. Hal ini menunjukkan bahwa kesenjangan antara laki-laki dan perempuan semakin berkurang dan kesetaraan gender semakin membaik.

Source link

berita terkait

Stay Connected

0FansLike
0FollowersFollow
0SubscribersSubscribe

Berita Terbaru