29 C
Jakarta
Wednesday, July 17, 2024

Banyak TKI Memilih Korea Selatan karena Gaji Rp30 Juta Sebulan

Seiring dengan meningkatnya popularitas industri hiburan Korea Selatan, terutama K-Pop, Negeri Ginseng menjadi salah satu tujuan yang diminati untuk tinggal dan bekerja bagi banyak orang. Hal ini juga tidak terkecuali bagi masyarakat Indonesia.

Korea Selatan telah menjadi salah satu negara yang banyak diminati oleh calon Pekerja Migran Indonesia (PMI) atau yang sebelumnya dikenal sebagai Tenaga Kerja Indonesia (TKI). Hal ini dapat dilihat dari data yang dirilis oleh Badan Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI).

Menurut data BP2MI, jumlah pendaftar untuk penempatan PMI di Korea Selatan dengan skema G to G mencapai lebih dari 62 ribu orang. Skema G to G merupakan penempatan PMI ke luar negeri yang dilakukan langsung oleh pemerintah berdasarkan perjanjian tertulis antara Pemerintah Indonesia dengan Pemerintah Negara tujuan penempatan.

Salah satu alasan utama mengapa banyak calon PMI tertarik untuk bekerja di Korea Selatan adalah karena gaji yang tinggi. Menurut Kepala BP2MI, Benny Rhamdani, para PMI yang bekerja di Korea Selatan berpotensi mendapatkan gaji dua digit yang mencapai hingga Rp30 juta.

Berdasarkan laporan dari Badan Statistik Korea Selatan, lebih dari separuh pekerja upah asing di Korea Selatan menerima penghasilan antara 2 juta won (sekitar Rp23,4 juta) hingga 3 juta won (sekitar Rp35,2 juta) per bulan pada tahun 2023. Data ini diambil dari laporan tahunan Statistik Korea tentang pekerja migran dan status pekerjaan yang dirilis pada April 2024.

Menurut jurnal yang mengutip detikfinance, pekerja formal asal Indonesia di Korea Selatan bisa mendapatkan gaji antara Rp15 juta hingga Rp30 juta termasuk lembur.

Pada tahun 2023, terdapat sekitar 12.580 Warga Negara Indonesia (WNI) yang bekerja di Korea Selatan, meningkat dari tahun sebelumnya yang hanya 11.550 orang.

Dengan potensi gaji yang tinggi dan peluang kerja yang menjanjikan, tidak mengherankan bahwa Korea Selatan menjadi salah satu tujuan utama bagi calon PMI, termasuk dari Indonesia.

Source link

berita terkait

Stay Connected

0FansLike
0FollowersFollow
0SubscribersSubscribe

Berita Terbaru