29 C
Jakarta
Wednesday, July 17, 2024

Alasan Mengapa Remaja Zaman Dahulu Terlihat Lebih Dewasa

Jakarta, CNBC Indonesia – Ketika kita menonton film atau sinetron jadul dengan latar belakang tahun 1980 atau 1990-an, kita akan menyadari perbedaan tampang remaja pada masa itu dengan remaja masa kini yang hidup di era digital. Remaja zaman dulu terlihat jauh lebih tua daripada ABG sekarang. Ternyata ada dua alasan di balik perbedaan ini.

Alasan pertama adalah karena bias seleksi. Ambil contoh sinetron terkenal “Si Doel Anak Sekolahan” yang populer pada tahun 1990-an. Karakter utama dalam sinetron ini, Doel, digambarkan sebagai mahasiswa jurusan teknik yang memiliki kumis tebal. Sementara remaja kuliah saat ini cenderung tampil tanpa kumis tebal dan jenggot, dengan penampilan yang lebih modern dan glowing berkat perawatan kulit, gaya rambut yang keren, dan mode berpakaian yang lebih up to date.

Perbedaan inilah yang menyebabkan kita menganggap foto-foto zaman dahulu terlihat seperti orang tua. Namun sebenarnya, perbedaan ini bisa dijelaskan dengan argumen bias seleksi, yang mengajarkan kita untuk tidak melihat masa lalu dari sudut pandang masa kini.

Sebagai contoh, gaya mode anak SMP tahun 1970-an dengan rambut agak gondrong dan kumis tebal adalah hal yang biasa pada masanya. Hal ini dipengaruhi oleh tren dan gaya hidup yang berlaku pada saat itu, seperti tren rambut Elvis Presley atau gaya berpakaian ala Rhoma Irama yang viral saat itu.

Fenomena yang sama juga terjadi di masa kini, di mana banyak orang mengikuti tren yang disebarkan oleh influencer di media sosial. Jika kita mundur beberapa tahun dari waktu tren tersebut muncul, kita mungkin akan menganggap tingkah laku tersebut ketinggalan zaman, kuno, dan aneh.

Alasan kedua di balik perbedaan tampang remaja zaman dulu dan sekarang adalah faktor biologis. Penelitian yang dilakukan oleh tim peneliti dari Yale School of Medicine dan University of Southcaroline pada tahun 2018 menunjukkan perbedaan tampilan fisik orang yang hidup antara tahun 1988-2010. Mereka yang hidup selama 20 tahun terakhir terlihat lebih muda dibanding generasi sebelumnya, yang disebabkan oleh gaya hidup.

Berbeda dengan zaman dahulu, saat ini orang hidup di era teknologi kesehatan yang pesat, yang membuat kesadaran akan pentingnya kesehatan semakin meningkat. Hadirnya layanan kesehatan mengenai bahaya rokok membuat orang mengurangi konsumsi rokok, yang berdampak pada penampilan fisik yang lebih muda.

Demikian pula, hadirnya berbagai produk skincare dan teknologi perawatan kulit lainnya membuat orang berlomba-lomba untuk tetap awet muda. Semua upaya ini, jika berhasil, akan berdampak pada penampilan yang lebih muda dan segar.

Dengan demikian, perbedaan tampang remaja zaman dulu dan sekarang tidak hanya dipengaruhi oleh faktor fashion dan gaya hidup, tetapi juga oleh faktor biologis dan kesadaran akan pentingnya kesehatan. Semua itu membuat kita memahami bahwa melihat masa lalu dari sudut pandang masa kini mungkin tidaklah adil, karena setiap zamannya memiliki keunikan dan faktor-faktor yang memengaruhi penampilan dan gaya hidup orang-orang di masa itu.

Source link

berita terkait

Stay Connected

0FansLike
0FollowersFollow
0SubscribersSubscribe

Berita Terbaru