29 C
Jakarta
Thursday, July 18, 2024

5 Penyesalan Terbesar Manusia Sebelum Menghadapi Kematian

Kematian merupakan suatu hal yang pasti dan setiap orang pada akhirnya harus menghadapinya. Meskipun tak ada yang bisa menghindari kematian, banyak hal yang sering disesali manusia jelang meninggal.

Menurut ahli onkologi Siddhartha Mukherjee dan penulis buku “The Top Five Regrets of the Dying”, Bronnie Ware, ada beberapa hal yang sering menjadi penyesalan orang menjelang kematian. Bronnie, yang sebelumnya bekerja sebagai perawat pasien terminal, sering mendengar rasa bersalah dan penyesalan dari pasien-pasien yang akan meninggal.

Dalam bukunya, Bronnie menyebut 5 kalimat penyesalan yang paling sering diutarakan oleh pasiennya. Di antaranya adalah keinginan untuk hidup dengan lebih jujur, tidak bekerja terlalu keras, memiliki keberanian untuk mengungkapkan perasaan, tetap berhubungan dengan teman-teman, dan menjadi lebih bahagia.

Bronnie menjelaskan bahwa banyak orang menyesali bahwa mereka tidak mengikuti impian dan keinginan mereka sendiri, tetapi lebih menjalani kehidupan sesuai dengan harapan orang lain. Selain itu, penelitian juga menunjukkan bahwa banyak orang mengorbankan waktu liburan dan kesehatan mental mereka hanya untuk bekerja.

Penting bagi seseorang untuk mengutamakan kepentingan dan kebahagiaan pribadi saat membuat keputusan, serta memberi perhatian kepada teman dan keluarga. Kebahagiaan dan kepuasan hidup secara keseluruhan dapat dicapai dengan memilih untuk hidup dengan bijak dan jujur.

Sebagai kesimpulan, hidup adalah pilihan. Setiap orang memiliki kesempatan untuk memilih kebahagiaan dan kepuasan dalam hidup mereka, asalkan mereka memilih dengan cermat dan sadar. Jangan menunggu sampai akhir hayat untuk menyadari hal ini, tetapi mulailah sekarang untuk hidup dengan lebih jujur, mengutamakan kepentingan diri sendiri, dan mengambil waktu untuk bersantai dan menciptakan hubungan yang berarti.

Source link

berita terkait

Stay Connected

0FansLike
0FollowersFollow
0SubscribersSubscribe

Berita Terbaru